Serangan Pamungkas Zeldris – Review Nanatsu no Taizai 287

Chapter sebelumnya, Ludociel Sang Kilat menantang langsung si Zeldris Sang Algojo. Kedua-duanya merupakan salah satu prajurit tertinggi dari masing-masing klan.

Berikut juga dengan reputasinya dalam menggunakan pedang.

Bahkan kekuatan berpedangnya Ludociel, dapat menyerang kedua iblis tinggi lainnya (Cusack dan Chandler) yang notabene merupakan guru dari Meliodas dan Zeldris.

Tetapi di chapter 287 kali ini sepertinya keberentungan kembali lagi tidak berpihak pada Ludociel.

Teruntuk Gelda Tersayang

Di chapter ini juga terungkap mengapa Zeldris, yang awalnya menentang Meliodas untuk menjadi Raja Iblis selanjutnya, tetapi malah mendukung kenaikan takhta sang kakak.

Gelda yang merupakan kekasih si Zeldris, ternyata masih hidup dan tersegel. Jika Zeldris bersedia membantu kenaikan takhta ini, Meliodas akan membebaskan Gelda.

Gelda (versi Jepangnya Geruda)

Gambar: Gelda (versi Jepangnya Geruda)

Gelda pertama kali muncul dalam special chapter Nanatsu no Taizai, dengan judul Vampires of Edinburgh. Dikisahkan Klan Vampire, muncul kembali dan berusaha menguasai Edinburgh selama satu malam setelah terbebas dari segelnya.

Tetapi berhasil dikalahkan oleh Meliodas dkk. Karena kekalahan ini Gelda memohon untuk mati kepada Meliodas, tetapi tidak dilakukan, karena Gelda merupakan orang yang penting bagi adiknya, si Zeldris.

Dengan keadaan ini, maka dimanfaatkanlah oleh Meliodas. Walaupun Zeldris sangat membencinya karena berkhianat kepada Klan Iblis, tetapi jika itu berkaitan dengan Gelda, maka apa pun pasti dilakukan. Bahkan jika harus menolong si pengkhianat Meliodas.

Omnious Nebula

Selain mengetahui alasan di atas, kita dikejutkan oleh serangan Zeldris. Serangan yang terlihat seperti memanfaatkan gravitasi ini, dapat membuat siapa pun terluka, bahkan seorang petinggi Klan Dewi sekalipun.

Serangan ini agak mirip dengan jurus Shinra Tensei-nya Pain. Tetapi berbeda dengan Pain, berdasarkan informasi Merlin, serangan ini memiliki tiga kemampuan:

  1. Menarik benda dengan daya tarik yang besar, dengan Zeldris sebagai pusatnya.
  2. Hanya makhluk hidup saja yang bisa tertarik.
  3. Serangan fisik tidak akan mempan terhadap Zeldris, justru yang terkena serangan ialah yang ingin melukai Zeldris.

Selain info di atas, kita juga tidak boleh melupakan bahwa Zeldris merupakan perwakilan dari Raja Iblis itu sendiri.

Artinya sebagian, atau sedikit bagian kekuatan Raja Iblis ada pada Zeldris. Itulah yang membuat baik serangan fisik maupun sihir tidaklah mempan, jika Omnious Nebula diaktifkan.

Kesemua lawan kecuali Merlin, terluka karena serangan ini. Lebih-lebih Gilthunder dan Hendrickson yang hanya manusia biasa.

Lewat kemampuan teleportasi miliki Merlin, ia dapat berpindah tempat terus-menerus, sehingga dia tidak terkena serangan misterius Zeldris. Dan karena ini pula yang membuat Merlin untuk menggunakan teleportasinya kepada Gilthunder dan Hendrickson.

Hal serupa juga terjadi pada Escanor, setelah mengetahui mekanisme serangan ini, dia memanfaatkan tubuh kuatnya, atau lebih tepatnya kakinya, untuk tidak mudah tertarik ke pusaran Omnious Nebula.

Begitu juga dengan Ludociel, ia menancapkan pedangnya di tanah demi tidak mudah tertarik.

Gambar: Omnious Nebula diaktifkan

Gambar: Omnious Nebula diaktifkan

Strategi antara Si Kilat dan Si Matahari

Gambar: Ludociel dan Escanor

Gambar: Ludociel dan Escanor

Chapter kali ini ditutup dengan kesediaan Escanor untuk bekerja sama dengan Ludociel. Sebagai Sin of Pride, dia tidak rela untuk patuh terhadap siapa pun yang tidak sekuat dengannya.

Ludociel juga termasuk. Perintah Ludociel tidak layak untuk dipatuhi oleh Escanor. Karena ini akhirnya Merlin meminta untuk Escanor bersedia bekerja sama. Hasilnya Escanor dengan mudahnya mengiyakan permintaan Merlin.

Perlu dicatat, hanya Merlinlah yang boleh memerintah Escanor, walaupun sebagai Sin of Pride ternyata ia tunduk pada Sin of Gluttony. Ternyata seekor singa bisa tunduk pada babi (Simbol tato Escanor ialah singa, dan Merlin ialah babi).

Nah kira-kira bagaimana kerja samanya ya?

Mengingat Meliodas dari Klan Iblis dapat bekerja sama dengan Elizabeth dari Klan Dewi yang notabene merupakan lawannya.

Ibaratkan air dan minyak, keduanya sama-sama cairan tetapi tidak bisa bersatu, tapi bukan berarti mereka tidak bisa berada dalam satu tempat dan waktu yang sama. Begitu juga dengan Escanor dan Ludociel.

Walaupun Escanor hanya manusia yang memiliki kekuatan super, sedangkan Ludociel merupakan malaikat yang kuat. Bukan berarti mereka tidak bisa bekerja sama dan mengalahkan Zeldris.

Mungkin lewat kerja sama ini, rahasia kekuatan Escanor dapat terungkap lebih jauh. Seperti yang disinggung dalam chapter sebelum-belumnya, kalau kekuatan yang dimiliki Escanor mirip kekuatan salah satu malaikat bernama Mael.

Tetapi sejauh ini belum terjelaskan bagaimana bisa kekuatan Escanor serupa dengan Mael. Dan bagaimana kekuatan Mael setelah ia mulai sadar dari ingatan palsunya (ingatan palsunya yaitu di mana dia menganggap dirinya sebagai salah satu dari Klan Iblis dengan nama Estarosa).

Akankah Escanor membuka kekuatan barunya?

Silahkan tuliskan tanggapan di bawah ini. Mari bertukar pikir dengan lepas.